Tashfiyyah Official @tashfiyyahofficial Channel on Telegram

Tashfiyyah Official

Tashfiyyah Official
"Tulislah sesuatu yang membuatmu bahagia saat melihatnya di akhirat kelak"

Admin : Aldi Imam Sutomo

•┈┈┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈┈┈┈•
' 📚Manhaj Salafy📝
4,355 Subscribers
301 Photos
259 Videos
Last Updated 04.03.2025 18:15

Similar Channels

Viral 2025
18,728 Subscribers
MAKTABAH EBOOK SALAF
4,740 Subscribers
Katadata Indonesia
2,353 Subscribers

Understanding the Concept of Happiness in the Hereafter

Konsep kebahagiaan di akhirat adalah tema yang sering diperbincangkan dalam ajaran agama Islam, khususnya dalam Manhaj Salafy. Dalam pandangan ini, kebahagiaan di akhirat bukan hanya terletak pada pahala yang didapat, tetapi juga pada tindakan dan perbuatan baik yang dilakukan selama hidup di dunia. Sebuah ungkapan yang sering kali diingat adalah 'Tulislah sesuatu yang membuatmu bahagia saat melihatnya di akhirat kelak', yang mengajak kita untuk merenungkan tindakan-tindakan apa saja yang akan menjadi sumber kebahagiaan di kehidupan sesudah mati. Dalam pandangan Islam, akhirat adalah tujuan akhir dari kehidupan manusia, dan mempersiapkan diri untuknya adalah kewajiban setiap individu. Oleh karena itu, memahami bagaimana cara meraih kebahagiaan di akhirat seharusnya menjadi fokus bagi setiap orang yang beriman. Artikel ini akan membahas lebih mendalam tentang makna kebahagiaan di akhirat dan cara mencapainya, serta perlunya menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari.

Apa yang dimaksud dengan kebahagiaan di akhirat dalam Islam?

Kebahagiaan di akhirat dalam Islam merujuk pada keadaan bahagia yang dialami oleh mereka yang mendapatkan ridha Allah setelah meninggal. Dalam Al-Qur'an dan hadits, banyak dijelaskan tentang nikmat dan pahala yang akan diterima oleh orang-orang beriman, seperti surga yang penuh dengan kenikmatan yang tak terbayangkan di dunia. Kebahagiaan ini juga terkait erat dengan amal baik yang dilakukan selama hidup, seperti shalat, zakat, dan perbuatan baik lainnya.

Selain itu, kebahagiaan di akhirat juga mencakup pertemuan dengan orang-orang tercinta, serta perasaan aman dan tenang saat melihat pahala yang telah diperoleh. Dalam banyak ajaran, dianjurkan agar setiap Muslim mempersiapkan diri dengan melakukan amal shaleh agar dapat merasakan kebahagiaan ini setelah kematian.

Bagaimana cara mencapai kebahagiaan di akhirat?

Mencapai kebahagiaan di akhirat dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melakukan amal baik, beribadah secara konsisten, dan menjaga akhlak. Setiap tindakan baik yang dilakukan dengan niat ikhlas kepada Allah merupakan investasi untuk masa depan di akhirat. Di dalam Manhaj Salafy, pembelajaran dan penerapan ajaran Islam secara benar sangat ditekankan, agar setiap Muslim dapat mengetahui apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah.

Selain itu, penting untuk berdoa dan meminta ampunan atas kesalahan yang dilakukan, berusaha memperbaiki diri, dan menjalin hubungan baik dengan sesama manusia. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip tersebut, seseorang berusaha untuk tidak hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia, tetapi juga di akhirat.

Apa hubungan antara amal baik di dunia dan kebahagiaan di akhirat?

Hubungan antara amal baik di dunia dan kebahagiaan di akhirat sangatlah kuat. Dalam ajaran Islam, setiap perbuatan baik yang dilakukan di dunia akan mendapatkan balasan yang setimpal di akhirat. Ini termasuk tindakan yang tampak sederhana, seperti menjaga hubungan baik dengan tetangga, membantu orang lain, dan berbuat baik kepada keluarga. Semua tindakan ini akan tercatat dan mendapatkan balasan yang baik di akhirat.

Sebaliknya, perbuatan buruk akan berakibat pada penyesalan di hari akhir. Oleh karena itu, setiap individu diharapkan untuk lebih fokus pada perbuatan baik selama hidupnya, agar kelak di akhirat dapat merasakan kebahagiaan yang hakiki.

Mengapa penting untuk berpikir tentang kebahagiaan di akhirat saat bertindak?

Berpikir tentang kebahagiaan di akhirat saat bertindak sangat penting karena dapat memotivasi individu untuk melakukan perbuatan baik dan menghindari hal-hal yang dilarang. Dengan mengingat bahwa setiap tindakan mempunyai konsekuensi di akhirat, seseorang akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak. Hal ini menjadi pengingat bahwa kehidupan di dunia hanya sementara, sedangkan kehidupan di akhirat adalah selamanya.

Pikiran akan kebahagiaan di akhirat juga akan mendorong orang untuk terus memperbaharui niat dan tujuan hidupnya. Ketika seseorang menyadari bahwa semua amal yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan, dia akan terdorong untuk berusaha lebih baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Apa peran Manhaj Salafy dalam mencapai kebahagiaan di akhirat?

Manhaj Salafy memberikan panduan dan prinsip yang jelas mengenai cara hidup sesuai dengan ajaran Islam yang murni. Dengan mengikuti manhaj ini, seorang Muslim diharapkan dapat memahami ajaran agama dengan lebih baik dan melakukan amal sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Ini membantu individu dalam meniti jalan yang benar menuju kebahagiaan di akhirat.

Melalui pendidikan agama yang sesuai dengan Manhaj Salafy, individu diajarkan untuk tidak hanya fokus pada ritual ibadah, tetapi juga pada pengembangan akhlak yang baik. Dengan memiliki akhlak yang baik dan menjalani hidup sesuai dengan ajaran, diharapkan seseorang akan meraih kebahagiaan dan ridha Allah di akhirat.

Tashfiyyah Official Telegram Channel

Selamat datang di Tashfiyyah Official! Channel ini adalah tempat yang tepat untuk mencari kebahagiaan di akhirat nanti. Dikelola oleh Aldi Imam Sutomo, channel ini berfokus pada kutipan-kutipan inspiratif yang akan membuatmu merenungkan tujuan hidupmu. Dengan moto 'Tulislah sesuatu yang membuatmu bahagia saat melihatnya di akhirat kelak', Tashfiyyah Official mengajak para pengikutnya untuk merenungkan tindakan dan perbuatan yang dilakukan selama hidup ini. Saat bergabung dengan Tashfiyyah Official, kamu akan menemukan berbagai kutipan Manhaj Salafy yang akan memberikan wawasan dan keinspirasian dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dibungkus dalam sebuah atmosfer yang penuh dengan semangat dan motivasi, channel ini menjadi sumber kebahagiaan dan keinspirasian bagi para pengikutnya. Jadi, jika kamu mencari tempat untuk merenungkan makna hidup dan mencari inspirasi dari ajaran Manhaj Salafy, bergabunglah dengan Tashfiyyah Official sekarang juga! Jadikan setiap kata dan tindakanmu sebagai bekal untuk kebahagiaan di akhirat nanti.

Tashfiyyah Official Latest Posts

Post image

Kamu tidak harus mengetahui semuanya.

Hidup adalah perjalanan belajar, tumbuh, dan percaya. Suatu hari, kamu akan memiliki hal. Di hari-hari lain, kamu akan merasa kehilangan. Tetapi setiap langkah yang kamu ambil apakah stabil atau goyah masih harus ttp semangat

Dari pada stres dan overthingking dari hal yang tidak diketahui. Bernapaslah, percayalah, lepaskan. Allah sudah mengurus masa depanmu. 🤍

— ayurizkamahara

04 Mar, 08:33
87
Post image

REMINDER SHALAT DHUHA

•••••○❁🖤❁○•••••

*Do'a Usai Shalat Dhuha*

اللهم اغفر لي، وتب علي، إنك أنت التواب الرحيم” حتى قالها مائة مرة

*“Allaahummagh firlii wa tub 'alayya, innaka antat tawwaabur rahiim"*

Ya Allah, ampunilah dosaku, dan terimalah taubatku, sungguh Engkau adalah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
(100x)

(HR. Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad).

*Waktu Shalat Dhuha*

1⃣ Ketika matahari meninggi, sekitar 10 atau 15 menit setelah matahari terbit (disesuaikan wilayah masing-masing), atau sekitar pukul 06.00. Maka shalat Dhuha dimulai pukul 06.10 atau 6.15.

2⃣ Waktu terbaik adalah jam 10 pagi.

•••••○❁❁○•••••

04 Mar, 01:13
133
Post image

Ramadan bukan "pause button" untuk kebiasaan buruk selama ini - sejatinya ini adalah kesempatan untuk menghapus sepenuhnya kebiasaan buruk tersebut dari kehidupan kita.

Just.. dont let this oppurtunity slip away by merely pressing "pause", only to return to the same patterns once it ends.

Sebaliknya, jadikan Ramadan sebagai titik balik kita. Remember! Time is fleeting, and none of use promised another Ramadan.

مرحبا یا رماضان!

—Umm Abdirrahman hafizahallah

/muhasabatunnafss

03 Mar, 22:13
151
Post image

Mintalah selalu keberkahan dalam waktu & harimu.

Jika keberkahan hadir dalam waktumu, Anda kan produktif walaupun waktunya sempit. Jika hilang keberkahan, Anda tak bisa kerjakan apa-apa walaupun waktu Anda luang.

—Dr. Abir an Na'im | twitulama

03 Mar, 10:13
176